DALAM beberapa tahun belakangan ini, simbol berkepala kambing ini
muncul dimana-mana, bahkan di kota-kota kecil sekalipun. Anak-anak muda
yang menggandrunginya hanya tahu bahwa manusia berkepala kambing itu
adalah Baphomet. Masalah siapa dan atau apa-nya Baphomet itu, mereka
sama sekali tidak tahu-menahu.
Menurut situs ducktopic, Baphomet adalah satu dari puja-pujaan kaum
Qabalis yang mewakili Setan. Makhluk ini berkepala kambing bertanduk
atau dikenal dengan kambing “Mendes”, lambang kuno untuk setan.
Penampilannya melambangkan kekuatan-kekuatan hitam disatukan dengan
kemampuan beranak-pinak seperti halnya kambing. Di dahi, diantara dua
tanduk dibawah suluh, adalah lambang pentagram. Bagian bawah badannya
diselubungi kain hitam melambangkan kerahasiaan.
Baphomet digambarkan sebagai makhluk hermaphrodit dengan mempunyai
buah dada lambang kewanitaan dan phallus lambang kelaki-lakian. Dua ular
melingkar di phallus yang berdiri. Ular juga merupakan simbol dari
Setan. Sayap melambangkan kemampuan Lucifer untuk terbang.
Agama The Knight Templar
Para sejarawan masih memperdebatkan agama The Knight Templar
tersebut. Walaupun mereka ikut berjuang membela kepentingan Christendom
bersama-sama dengan Raja Richard si Hati Singa, tetapi agama atau lebih
tepat kepercayaan mereka masih diragukan. Terlebih diperoleh catatan
tentang pengakuan seorang kstaria yang berkata:
“Kalian telah mempercayai yang salah, sebab dia (Kristus) hanyalah
nabi palsu. Berimanlah hanya kepada Tuhan di surga dan bukan kepada dia
(Kristus). Jangan beriman kepada seorang yang bernama Yesus, yang
disalib orang Yahudi di Outremer (tanah yang menghadap ke laut atau
Yerusalem). Dia bukan Tuhan dan tidak akan menyelamatkan kamu.”
(You believe wrongly, because he (Christ) is indeed a false prophet.
Believe only in God in heaven, and not in him. Do not believe that the
man Jesus whom the Jews crucifzed in Outremer is God and that he can
save you –Baigent, hlm. 83).
Sikap yang bermusuhan dari kerajaan dan gereja Kristen kepada Ksatria
Templar, bahkan sejak de Molay yang merupakan anggota tingkat “grand
master” atau pimpinan tertinggi mereka dibakar hidup-hidup, pihak
ksatria semakin menampakkan wujud aslinya yang anti-agama, utamanya
agama Kristen, mereka pun semakin anti-Kristen.
Para Ksatria Templar tersebut beragama secara mistik, bahkan
menyembah setan yang mereka anggap merupakan dewa penolong dan yang akan
melahirkan kekuatan serta kemakmuran. Pokoknya, mereka memutarbalikkan
segala ajaran serta norma-norma yang berlaku, serta menafsirkan Alkitab
menurut semangat mistik (occultisme).
Salah satu dewa sesembahan mereka disebut Baphomet yang penampakkan
atau gambarannya dihubungkan dengan dongeng serta pengaruh dari Kitab
Perjanjian Baru Kitab Wahyu 12-13, di mana akan datang binatang dengan
tanda-tanda tertentu yang akan membebaskan manusia dari segala tirani
dan dogma agama Dalam perkembangan-nya, freemason menjadikan
simbol-simbol setan sebagai bagian dari ritus mereka.
Banyak orang menafsirkan Baphomet sebagai pengaruh dari Perang Salib.
Di mana para Ksatria Templar merasa kagum dengan ajaran Nabi Muhammad,
kemudian menjadikan nama “Muhammad” sebagai nama dari sesembahan mereka.
Sehingga kata Baphomet merupakan nama yang terinspirasi dan Mohamet
atau Abufzhamet yang artinya “bapak kebijaksanaan”. Mereka merasa yakin
dengan alasan terebut, dikarenakan nama Baphomet baru dikenal setelah
Perang Salib.
Pernyataan para sejarawan tersebut patut diragukan mengingat nama
Baphomet sudah lama dikenal; dalam bahasa Yunani berarti
‘kebijaksanaan’. Pengertian Baphomet yang dihubungkan berasal dari
Mohamet atau Abufihamet merupakan cara berpikir yang melecehkan kesucian
Nabi Muhammad saw, sebuah rencana dan konspirasi orang-orang yang
mendiskreditkan kesucian Rasulullah.
(Despite the claim of certain older historian. It seems clear
that Baphomet was not a corruption of the name Muhammed . On the other
hand, it might have been a corruption of the Arabic abufihamet
pronounced in Moorish Spanish as bufihimat. This means “Father of
Understanding” or “‘The father of Wisdom” and “father” in Arabic is also
taken to imply “source” –Baigent, hlm. 67).
Alasan menghubungkan Baphomet dengan Mohamet tidak dapat dibuktikan
secara ilmiah historis. Penafsiran spekulatif dihubungkan pula dengan
rasa benci, dendam, tetapi juga kagum terhadap kaum muslimin di bawah
pimpinan Salahuddin al Ayyubi yang menunjukkan sikap ksatria, tangguh,
dan tidak terkalahkan, sehingga mereka menyangka bahwa Nabi Muhammad itu
adalah dewa kekuatan yang disembah umat Islam. Tentara Templar itu
melihat para tentara Islam di bawah Salahuddin al Ayyubi yang membawa
panji dan bendera yang berlambangkan bulan bintang, kemudian menyangka
bahwa panji-panji itu, beserta Nabi Muhammad merupakan dewa-dewa
kemenangan umat Islam.
Kemudian setelah kembali ke tanah air mereka, dibuatlah rekayasa
sesembahan mereka yang baru dengan menciptakan gambaran bapak dewa
Muhammad yang disebut “Abu Muhammad”, atau “Abufuhamet” yang kemudian
menjadi Baphomet. Lambang Baphomet menunjukkan anti Islam dengan cara
membelah bulan, di sebelah kiri atas dibuatkan gambar bulan yang
benderang sedangkan di sebelah kanan bawah adalah lambang bulan yang
gelap, seakan-akan sebuah simbol untuk menghancurkan “bulan bintang”
sebagai lambang Islam, yang semula benderang diantara bintang-bintang
untuk dihancurkan sehingga tidak lagi berbinar dan jatuh ke bumi.
[dari berbagai sumber]
Kamis, 05 November 2015
Kamis, 29 Oktober 2015
Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Anak Indonesia Satu (LSM-BAIS): LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT
LSM BAIS KBB Melaksanakan WAWASAN PANCASILA dan WAWASAN NUSANTARA
BAIS ... BERSATULAH !!!!
BAIS ... MEMBUMI !!!!
NKRI.... HARGA MATI !!!!
Itulan semboyan atau kata2 yang sering kami lakukan didalam LSM BAIS, diucap dengan semangat sebagai kecintaan kami pada Lembaga ini dan Negeri tercina NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.
Untuk menanamkan rasa Nasionalisme para anggota, maka LSM BAIS KBB Alhamdulillah telah melaksanakan Wawasan Pancasila yang dilaksanakan di bumi perkemahan Tangsi Jaya Desa Gununghalu Kabupaten Bandung Barat. Dihadiri oleh Pengurus Pusat LSM BAIS dari Garut antara lain Bpk. Asep Imam Susanto, Sekjen LSM BAIS Bpk. Zaenal dan Penasehat Bpk Mahmud Bahtiar, serta ikut hadir pula Penasehat LSM BAIS KBB Bpk Dedi Junaedi (TNI AD).
Falsafah pancasila
Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nusantara. Nilai-nilai tersebut adalah:
- Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing.
- Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
- Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
| Para Anggota LSM BAIS KBB Mengikuti Wawasan Pancasila dengan mengisi 100 Soal |
Fungsi
- Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
- Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.
- Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
- Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga.Batasan dan tantangan negara Republik Indonesia adalah:
- Risalah sidang BPUPKI tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 tentang negara Republik Indonesia dari beberapa pendapat para pejuang nasional. Dr. Soepomo menyatakan Indonesia meliputi batas Hindia Belanda, Muh. Yamin menyatakan Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Sunda Kecil, Borneo, Selebes, Maluku-Ambon, Semenanjung Melayu, Timor, Papua, Ir. Soekarno menyatakan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
- Ordonantie (UU Belanda) 1939, yaitu penentuan lebar laut sepanjang 3 mil laut dengan cara menarik garis pangkal berdasarkan garis air pasang surut atau countour pulau/darat. Ketentuan ini membuat Indonesia bukan sebagai negara kesatuan, karena pada setiap wilayah laut terdapat laut bebas yang berada di luar wilayah yurisdiksi nasional.
- Deklarasi Juanda, 13 Desember 1957 merupakan pengumuman pemerintah RI tentang wilayah perairan negara RI, yang isinya:
- Cara penarikan batas laut wilayah tidak lagi berdasarkan garis pasang surut (low water line), tetapi pada sistem penarikan garis lurus (straight base line) yang diukur dari garis yang menghubungkan titik - titik ujung yang terluar dari pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah RI.
- Penentuan wilayah lebar laut dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut.
- Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) sebagai rezim Hukum Internasional, di mana batasan nusantara 200 mil yang diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia. Dengan adanya Deklarasi Juanda, secara yuridis formal, Indonesia menjadi utuh dan tidak terpecah lagi.
| Tampak Ketua DPP LSM BAIS Bpk.Asep Imam Susanto (Ketiga dari kiri) dan Sekjen Bpk. Zaenal ( Kedua dari Kanan) Sedang bercengkrama disela acara Wawasan Pancasila di Bumi Perkemahan tangsi Jaya |
Tujuan
Tujuan wawasan nusantara terdiri dari dua, yaitu:
- Tujuan nasional, dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial".
- Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial,
maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung
tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk
menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur
serta martabat manusia di seluruh dunia.
Post By: JS Riyadi (Anggota LSM BAIS KBB)
Referensi
- ^ Situmorang, Frederick (29 January 2013). "‘Wawasan nusantara’ vs UNCLOS". Jakarta Post (Jakarta). Diakses tanggal 30 September 2015.
- ^ a b Suradinata,Ermaya. (2005). Hukum Dasar Geopolitik dan Geostrategi dalam Kerangka Keutuhan NKRI.. Jakarta: Suara Bebas. Hal 12-14.
- ^ a b c d e f Sunardi, R.M. (2004). Pembinaan Ketahanan Bangsa dalam Rangka Memperkokoh Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jakarta:Kuaternita Adidarma. ISBN 979-98241-0-9,9789799824103.Hal 179-180.
- ^ a b c d Alfandi, Widoyo. (2002). Reformasi Indonesia: Bahasan dari Sudut Pandang Geografi Politik dan Geopolitik. Yogyakarta:Gadjah Mada University. ISBN 979-420-516-8, 9789794205167.
- ^ Hidayat, I. Mardiyono, Hidayat I.(1983). Geopolitik, Teori dan Strategi Politik dalam Hubungannya dengan Manusia, Ruang dan Sumber Daya Alam. Surabaya:Usaha Nasional.Hal 85-86.
- ^ a b c Sumarsono, S, et.al. (2001). Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Hal 12-17.
LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT
APA ITU LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) ???
Lembaga swadaya masyarakat (disingkat LSM) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya.
Organisasi ini dalam terjemahan harfiahnya dari Bahasa Inggris dikenal juga sebagai Organisasi non pemerintah (disingkat ornop atau ONP (Bahasa Inggris: non-governmental organization; NGO).
Organisasi tersebut bukan menjadi bagian dari pemerintah, birokrasi ataupun negara. Maka secara garis besar organisasi non pemerintah dapat di lihat dengan ciri sbb :
1. Organisasi ini bukan bagian dari pemerintah, birokrasi ataupun negara
2. Dalam melakukan kegiatan tidak bertujuan untuk memperoleh keuntungan (nirlaba)
3. Kegiatan dilakukan untuk kepentingan masyarakat umum, tidak hanya untuk kepentingan para anggota seperti yang di lakukan koperasi ataupun organisasi profesi
(wikipedia)
LALU APA SEBENARNYA LSM ITU ???Organisasi ini dalam terjemahan harfiahnya dari Bahasa Inggris dikenal juga sebagai Organisasi non pemerintah (disingkat ornop atau ONP (Bahasa Inggris: non-governmental organization; NGO).
Organisasi tersebut bukan menjadi bagian dari pemerintah, birokrasi ataupun negara. Maka secara garis besar organisasi non pemerintah dapat di lihat dengan ciri sbb :
1. Organisasi ini bukan bagian dari pemerintah, birokrasi ataupun negara
2. Dalam melakukan kegiatan tidak bertujuan untuk memperoleh keuntungan (nirlaba)
3. Kegiatan dilakukan untuk kepentingan masyarakat umum, tidak hanya untuk kepentingan para anggota seperti yang di lakukan koperasi ataupun organisasi profesi
(wikipedia)
Lembaga Swadaya Masyarakat (Non Governmental Organization) NGOs
merupakan organisasi yang bertujuan untuk mengembangkan pembangunan di
tingkat Grassroots (akar rumput) masyarakat miskin, biasanya melalui
penciptaan dan dukungan terhadap kelompok-kelompok swadaya local.
Biasanya jumlah anggota kelompok ini berkisar diantara 20-50 anggota.
Sasaran LSM adalah menjadikan kelompok-kelompok ini berswadaya setelah
proyeknya berakhir.
Ralston mencatat bahwa LSM dapat memainkan peran dalam mendukung kelompok swadaya masyarakat yaitu:
1. Mengidentifikasi kebutuhan kelompok local dan taktik-taktik untuk memenuhi kebutuhan ini.
2. Melakukan mobilisasi dan agitasi untuk usaha aktif mengejar kebutuhan-kebutuhan yang telah diidentifkasi tersebut
3. Merumuskan kegiatan jangka panjang untuk mengejar sasaran-sasaran pembangunan lebih umum
4. Menghasilkan dan memobilisasi sumberdaya local atau eksternal untuk kegiatan pembangunan
5. Pengaturan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan ini
Untuk mewujudkan peran-peran ini, keberadaan pekerja lapangan atau
tenaga lapangan menjadi sangat penting. Melalu mereka LSM akan melakukan
supervise yang sinambung kepada kelompok-kelompok sasaran. Pekerja
lapangan merupakan wakil LSM di lokasi binaan, sehingga tidak berlebihan
jika dikatakan bahwa pekerja lapangan merupakan penentu keberhasilan
proyek LSM.
LSM memiliki keunggulan dibandingkan jenis organisasi lain. Goran Hayden menggambarkan keunggulan tersebut sebagai berikut :
1. LSM dekat dengan kaum miskin dan punya organisasi terbuka yang memudahkan informasi keatas
2. LSM mempunyai staff yang bermotivasi tinggi
3. LSM mempunyai efektifitas biaya serta bebas dari korupsi
4. LSM cukup kecil, terdesentralisasi, luwes dan mapan menerima feedback dari proyek yang dipromosikan
5. LSM lebih mampu mendorong penggunaan jasa-jasa pemerintah yang lebih baik
Tulisan ini diilhami dari tulisan Yth Ibu Dra. Mazdalifah MSi yang berjudul Sosok, Perkembangan dan Kondisinya saat ini
Salam : JS RIYADI ( Anggota LSM BAIS)
Langganan:
Komentar (Atom)
